Senin, 20 Januari 2020

Arus AC


Arus AC (Bolak - Balik)
Arus bolak-balik (AC/alternating current) adalah arus listrik di mana besarnya dan arahnya arus berubah-ubah secara bolak-balik. Berbeda dengan arus searah di mana arah arus yang mengalir tidak berubah-ubah dengan waktu. Bentuk gelombang dari listrik arus bolak-balik biasanya berbentuk gelombang sinusoida, karena ini yang memungkinkan pengaliran energi yang paling efisien. Namun dalam aplikasi-aplikasi spesifik yang lain, bentuk gelombang lain pun dapat digunakan, misalnya bentuk gelombang segitiga (triangular wave) atau bentuk gelombang segi empat (square wave).
Secara umum, listrik bolak-balik berarti penyaluran listrik dari sumbernya (misalnya PLN) ke kantor-kantor atau rumah-rumah penduduk. Namun ada pula contoh lain seperti sinyal-sinyal radio atau audio yang disalurkan melalui kabel, yang juga merupakan listrik arus bolak-balik. Di dalam aplikasi-aplikasi ini, tujuan utama yang paling penting adalah pengambilan informasi yang termodulasi atau terkode di dalam sinyal arus bolak-balik tersebut.Adanya arus bolak balik berarti tegangan listrik tersebut juga bolak balik. Tegangan listrik bolak balik bisa direpresentasikan dengan formula ini:
{\displaystyle v(t)=V_{\mathrm {peak} }\cdot \sin(\omega t)},
Dimana
  • {\displaystyle \displaystyle V_{\rm {peak}}} adalah puncak tegangan listrik (unit: volt),
  • {\displaystyle \displaystyle \omega } adalah frekuensi sudut (unit: radians per detik)
  • Frequensi sudut bisa disambungkan dengan frekuensi biasa, {\displaystyle \displaystyle f} (unit = hertz), yang direpresentasikan dengan putrana per detik, dengan menggunakan formula {\displaystyle \displaystyle \omega =2\pi f}.
  • {\displaystyle \displaystyle t} adalah waktu (unit: detik).
Jumlah puncak-ke-puncak tekanan bolak balik di representasikan dengan perbedaan antara puncak postif ke puncak negatif. tekanan puncak-ke-puncak bisa ditulis dengan hubungan {\displaystyle V_{\rm {pp}}} or {\displaystyle V_{\rm {P-P}}}, yang bernilai {\displaystyle V_{\rm {peak}}-(-V_{\rm {peak}})=2V_{\rm {peak}}}.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar